Minggu, 04 Agustus 2013

WHEN I BE WITH YOU

 



kring..kring...
hari ini memang aku kembali menjalani hariku seperti kemarin.susah rasanya melupakan kejadian semalam yang membuat aku sulit tidur.Apalagi kejadian itu ditonton oleh banyak orang.rasanya hidupku sudah jatuh sejatuh jatuhnya.

"fanny bukankah kamu harus sekolah sekarang?"
 "mama,aku kan sudah bilang saat ini aku ingin sendiri.memangnya mama tidak bisa membaca tulisan di depan pintu kamarku DILARANG MASUK"
"kamu terlalu larut dalam masalahmu sayang,kamu tahu,kemarin malam papamu datang dan dia menanyakan mu"
  "aku tahu itu ma.tapi aku betul-betul sedang ingin sendiri.aku hanya ingin menenangkan pikiranku.aku,,aku..."
"aku apa nak.sudahlah mama tidak mau mendengar alasanmu lagi.sekarang kamu mandi dan serapan.papa dan mama menunggu dibawah"

ya ya ya,mungkin mama benar.aku terlalu larut dalam setiap masalahku.mungkin aku harus melupakan kejadian semalam yang hampir.....ah tapi aku tidak bisa.kejadian itu betul-betul membuat aku merasa malu.kalau saja aku dengar kata kak alvin,pasti sekarang aku bisa dengan pede datang kesekolah.Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan?

ada apa dengan mereka.mereka seperti kesal melihatku.yatuhan jangan-jangan

aku terus berlari menyusuri lorong sekolah.aku tidak peduli akan tali sepatuku yang sudah putus dan bahkan aku tidak peduli jatuh tergeletak dilantai.akhirnya sampai juga.aku melihat orang orang berkumpul di tempat itu.ya,sepertinya ada sesuatu yang mereka bicarakan.namun yang membuatku bingung adalah mereka berkumpul pada satu tempat dimana setiap gosip akan dipaparkan disana.Ya Ampun!!
mereka berkumpul di depan mading sekolah.

dug..dug..dug..

ya Tuhan,apa ini ada hubungannya dengan kejadian tadi malam yang betul betul membuatku malu.
sekejap aku menghilang dari posisi awalku.kini aku mulai berjalan perlahan.dalam fikiranku kini adalah harapan bahwa apa yang kupikirkan barusan tidaklah benar.aku merasa desir keringatku bercucuran.hanya pertanyaan pertanyaan yang muncul dalam fikiranku.semoga saja bukan pertanda buruk.

"ini dia cewek memalukan yang sangat sangat kuper di sekolah kita..hahahahahahha"
aku mendengar teriakan itu dari depan dan sampingku.kini mereka telah berdiri mengelilingiku dengan tampang wajah marah dan kesal.jujur aku sudah tidak tahu lagi harus bagaimana.dalam fikiranku hanya harap harap cemas.
   "ternyata setelah kejadian tadi malam kamu masih punya keberanian untuk menginjakkan kakimu disekolah ini kuper culun?"seseorang dari mereka kini berani berbicara keras terhadapku.
ya.Dialah murid terpopuler di sekolahku.kemarin aku dengar dia adalah anak pengusaha kaya yang memiliki sumbangan terbesar untuk sekolah ini.Sejenak aku terdiam menatap wajah putihnya.aku akui dia memang cantik.Namun saat ini aku ada dalam posisi genting.

      "apa maksudmu?"
"kamu benar benar lupa bahwa semalam kamu sudah mempermalukan dirimu sendiri.Kamu datang ke party sepupuku, Beno dengan memakai kostum BERUANG dan bernyanyi seperti orang gila.hahahah"
      sekejap rasanya orang orang mencemooh aku
.darahku seperti berhenti mengalir.Ya Tuhaannn !!!

   "tapi aku hanya melakukan apa yang kamu perintahkan Asra"
"what??kamu terlalu polos anak kuper!!hahahah,,,kamu tidak berfikir bahwa apa yang aku perintahkan hanya untuk membuatmu malu..dasar oon"
   "kamu,,jadi kamu hanya ingin mempermainkan aku?"
"kalau ia memang kenapa?"
"kamu jahat Asra.selama ini aku ingin menjadi teman terbaikmu,namun kamu ternyata hanya ingin membuat aku malu" tanpa berfikir panjang aku lari dari kerumunan orang orang itu.saat ini dalam fikiranku adalah kak Alvin.Hanya dia yang saat ini aku butuhkan.Rasanya aku ingin menangis dibahunya dan meminta maaf karna telah mengabaikan nasihatnya.Aku harap dia mau memaafkan aku"

kelas XII IPA II terlihat sepi.aku tidak melihat seorangpun disini.dan aku tidak melihat kak Alvin.Astaga,aku lupa kalau sekarang ada pentas seni di sekolah ku.dan aku yakin  kak Alvin pasti berada di taman untuk memikirkan cara memeriahkan pensi kali ini.spontan aku berlari keluar ruangan dan menuju taman sekolah.keringatku kini sudah mengalir seperti sungai.Tapi aku tidak menghiraukannya.
Aku tetap berlari meski kakiku rasanya pegal sekali.kini aku tiba di taman sekolah.ditepi kolam aku melihat seorang lelaki duduk termenung dengan menggenggam sebuah gitar.didepannya terdapat sebuah buku dengan pena diatasnya.aku menghampiri lelaki itu.perlahan aku mendekatinya dengan hati gugup.


"kak,kakak sedang apa?"
"fanny,kamu ternyata.aku kaget sekali mendengar suaramu."
"Kak aku ingin meminta maaf atas kesalahanku.Kakak benar.Asra memang mengundangku ke pestanya tapi hanya untuk membuatku malu.andai aku menyadarinya sejak awal,mungkin saat ini aku bisa tetap tersenyum"
   "hahahahhahhahahh"
"kenapa kakak tertawa?"
    "kamu lucu..hahahha...ya sudahlah Fan,aku gak pernah merasa kamu punya salah terhadapku.yang penting sekarang kamu sudah sadar.aku melakukan ini hanya sebatas untuk melindungimu.Kamu tahu kan aku sangat menyayangimu adik kecilku"spontan tangan kak alvin menghusap rambutku.
"hei dasar jahil!!kakak tahu gak ini tuh rambut mahal.Eh malah di rusakin"

  "ia..iya....aku tahu kok fan.kamu ini walaupun kuper tapi suka bergaya aneh ya"
  "hello..aku gak kuper tahu.aku itu sebenarnya modis tapi orang orang suka ngeledekin aku kuper"
"hahhaha oke..oke...saya setuju nyonya kuper,hahahahh"

"hahahhahahh"



                                                       **BERSAMBUNG**


teman teman tunggu kelanjutan ceritanya ya.janji deh post selanjutnya bakal  lebih seru dari ini !!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar